Setonopande, Kawasan Pemukiman Pembuat Senjata Kerajaan
Setonopande berasal dari dua suku kata dari bahasa jawa. Setono yang berarti rumah, dan pande yang berarti pembuat senjata atau tukang besi. Diperkirakan pada zaman kerajaan daerah tersebut dulunya adalah kawasan permukiman pembuat senjata perang.
Dulu belum ada namanya, terus karena ada banyak orang pembuat senjata perang dari besi, maka dikatakan Setonopande atau rumah pembuat senjata dri besi. Keberadaan Lingkungan Setono Betek dan Lingkungan Pandean, besar kemungkinan menjadi cikal bakal cerita terbentuknya nama Setonopande. Pasalnya, jika kedua nama lingkungan tersebut di gabung bisa menjadi nama Setonopande. Keduanya memiliki cetitanya sendiri, Pandean yang berarti tempat pembuat senjata besi sedangkan Setono Betel artinya rumah dari bambu.
Setonopande memiliki punden atau makam orang pertama yang dipercya mbabat daerah tersebut. punden tersebut sampai saat ini masih ramai lantaran berada di tengah – tengah perkampungan warga. Punden tersebut ialah Mbah Darmo Yudo, Mbah Mangku Yudo dan Ki ageng Kukusan. Mereka semua konon berasal dari kerajaan singosari yang sedang mencari informasi tentang Kerajaan Kediri. Pertama yang disuruh adalah Senopati Darmo Yudo, namun karena tidak segera kembali sang adik Senopati Mangku Yudo menyusul bersama penasehat mereka Ki Ageng Kukusan. Darmo Yudo sudah merasa nyaman disini jadi tidak mau kembali, karena dipaksa akhirnya terjadi peperangan dan semuanya meninggal dunia di sini . Itulah Awal Mula Terbentuknya Kelurahan Setonopande